Mengapa Pelapisan Seng Standar Gagal pada Turbin Angin Lepas Pantai?
Risiko Korosi pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin Lepas Pantai
Seiring semakin banyaknya energi terbarukan yang beroperasi di seluruh dunia, turbin angin lepas pantai telah menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang paling cepat berkembang. Namun, atmosfer laut termasuk di antara lingkungan paling keras di Bumi tempat gelombang baru turbin angin lepas pantai dipasang. Campuran konsentrasi garam yang tinggi di udara, kelembapan tinggi, dan paparan radiasi ultraviolet (UV) menciptakan lingkungan ekstrem yang dapat merusak logam. Cara paling umum untuk melakukannya adalah dengan merusak pengencang.
Data dari Laboratorium Energi Terbarukan Nasional (NREL) juga menunjukkan bahwa bagian pemeliharaan korosi dari biaya operasional 20 tahun sebuah pembangkit listrik tenaga angin mewakili sekitar 25% dari total biaya. Ini adalah kesalahan kritis dalam penggunaan pengencang (sekrup) berlapis seng standar.

Mengapa pengencang berlapis seng standar bisa gagal?
Pelapisan seng (elektroplating) adalah lapisan pelindung tipis (biasanya setebal 5-8 mikron). Meskipun seng efektif sebagai pelindung dalam kondisi ringan, lapisan seng tipis ini cepat terkikis oleh paparan ion klorida yang terdapat dalam semprotan garam laut. Tanpa seng yang tersisa, baja di bawahnya segera mulai berkarat dan produk dari proses karat adalah hidrogen yang akan membuat baja menjadi rapuh sehingga kemampuan menahan bebannya menurun.
Penggunaan sekrup baja tahan karat yang bersentuhan dengan baja karbon (flensa menara - baja karbon) menciptakan situasi di mana korosi pada komponen baja karbon akan dipercepat karena ketika baja karbon dan baja tahan karat dihubungkan dalam menara baja, akan terbentuk proses korosi galvanik. Oleh karena itu, bagian yang kurang mulia atau baja karbon akan mengalami korosi lebih cepat, sehingga mempercepat kegagalan sambungan.
Berikut adalah pendekatan pelapisan yang lebih unggul dari semua pendekatan lainnya dan memenuhi semua persyaratan kinerja:
Baja Galvanis Celup Panas (HDGS) Pengencang dirancang untuk memberikan perlindungan korosi melalui ikatan metalurgi antara material pengencang dan lapisan pelindung. Ketebalan lapisan pelindung yang dihasilkan berkisar antara 50-100 mikron, tergantung pada aplikasinya, yang memberikan perlindungan penghalang dari abrasi mekanis maupun korosif.
ASTM F1941:Spesifikasi Standar untuk Pelapisan Seng pada Perangkat Keras Besi dan Baja.
EN 13889:Metode pengujian untuk lapisan galvanis celup panas.
Kesimpulan
Menentukan pengencang untuk aplikasi pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai bukan tentang mencari pilihan termurah; melainkan tentang menghitung biaya siklus hidup. Dengan berinvestasi pada pengencang dengan teknologi anti-korosi yang terbukti—didukung oleh sertifikasi material dan data uji pihak ketiga—manajer proyek dapat secara drastis mengurangi waktu henti dan mengamankan integritas struktural turbin angin selama beberapa dekade.
📧 Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
🌐 Anda juga dapat menjelajahi Katalog Produk Lengkap untuk spesifikasi detail.










